Make your own free website on Tripod.com

Pasal 27
(1) Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
(2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

Melihat bunyi pasal diatas, di dalam kehidupan nyata ternyata tidak efektif bahkan terkesan hokum hanya berlaku bagi golongan menengah kebawah, tetapi untuk golongan menengah keatas hanya mainan belaka.

Sebuah contoh kasus nyata, ketika ada rombongan para pejabat penting yang dikawal oleh para petugas keamanan sedang melaju di jalan, pengguna jalan raya yang lainya harus kepinggir, apakah karrena mereka orang penting? Dan apakakah Kita juga tidak penting?

Dan ketika lampu merah sedang menyala ada pejabat yang menerobos saja melewati lampu merah itu, tetapi dibiarkan begitu saja. Akan tetapi sebaliknya ketika rakyat jelata sedang melaju diperempatan dan tiba-tiba lampu merah menyala petugas lalu lintas dengan gesit menghentikan kendaraannya dan kemudian menilangnya. Apakah hokum hanya berlaku bagi rakyat jelata saja?

Dan ketika kita mau mencoba mengikuti aturan hokum yang berlaku, akan tetapi para pelaku hukumnya malah sebaliknya menganggap sepele hokum sehingga hal ini banyak dimanfaatkan oleh orang yang sebenarnya bukan pada fungsinya.